Padi Tahan Air Asin Berhasil Ditanam dan Panen di Kabupaten Batang
Padi Tahan Air Asin Berhasil Ditanam dan Panen di Kabupaten Batang
18 Sep 2026(0285) 391131 / 392131 | bapperida@batangkab.go.id
Padi Tahan Air Asin Berhasil Ditanam dan Panen di Kabupaten Batang
18 Sep 2026Buka Peluang Peningkatan SDM, Kabupaten Batang Bekerja Sama Dengan ITEA Fasilitasi Beasiswa Pendidikan ke China Jenjang D3 hingga S3
13 Sep 2026Padi biosalin tahan air rob yang ditanam di Kasepuhan Batang siap dipanen bulan ini
09 Sep 2026Ingin beasiswa kuliah gratis di China? Ikuti zoom sosialisasi beasiswa kuliah gratis di China
01 Sep 2026Segera Dibuka Pendaftaran Kuliah Gratis di China, Program Pemerintah Kabupaten Batang dan ITEA
25 Agu 2026Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran Rp3,8 miliar untuk memperbaiki dua ruas jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, yakni Jalan Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro.
30 September 2026Batang Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
30 September 2026Batang Puluhan hektare lahan di kawasan pesisir Kabupaten Batang yang dulunya tenggelam dan mangkrak akibat hempasan rob, kini bersiap 'hidup' kembali. Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan strategi baru untuk membangkitkan perekonomian warga pesisir lewat budidaya ikan nila salin.
29 September 2026Batang - Semangat bedol desa mbangun desa yang digaungkan oleh kelompok pemuda di kawasan lereng pegunungan Desa Bawang perlahan tapi pasti mulai membuahkan hasil manis. Berawal dari niat memberdayakan potensi lokal, hamparan tanaman kopi peninggalan era kolonial Belanda kini bertransformasi menjadi komoditas ekspor kelas dunia yang menggerakkan roda perekonomian warga desa hutan.
29 September 2026Batang - Puluhan lembar Rupiah yang telah bertahun-tahun mendekam di dasar laci meja pedagang itu kondisinya sudah mengenaskan. Sebagian lusuh melipat, sebagian lagi koyak dipatuk usia dan kelembapan. Bagi Saadah (57), uang-uang itu dulunya bak 'fosil' yang membisu tak bisa diputar untuk kembalian, apalagi dipakai belanja.
29 September 2026