Berita

Ruas Jalan LuwukPranten Sudah Dibeton

Ruas Jalan LuwukPranten Sudah Dibeton

BATANG — Setelah pesona akses Tol Khayangan di jalur barat (DelesSigemplong) yang memukau, Pemerintah Kabupaten Batang kini tengah memfokuskan pemerataan infrastruktur di sisi timur. Jalur alternatif rute DelesRejosari (LuwukPranten) yang membentang sepanjang kurang lebih 10 kilometer kini mulai tersentuh perbaikan berkelanjutan dan digadang-gadang siap menjadi 'Tol Khayangan Dua'.

Dari keseluruhan rute tersebut, penanganan infrastruktur memprioritaskan ruas utama LuwukPranten dengan panjang sekitar 6 kilometer. Jalan ini bukan sekadar jalur perlintasan biasa, melainkan urat nadi perekonomian bagi para petani sayur setempat. Selain itu, ruas ini menjadi akses utama kelancaran pendidikan anak-anak sekolah serta rute vital untuk evakuasi medis darurat bagi warga di wilayah Bawang dan sekitarnya.

Kondisi geografis pegunungan dengan curah hujan tinggi dan kelembapan ekstrem menjadi tantangan tersendiri, di mana konstruksi aspal konvensional dinilai rentan dan cepat rusak. Merespons kondisi tersebut, Pemkab Batang menetapkan konstruksi rabat beton sebagai solusi teknis agar jalan lebih kokoh, aman, dan tahan lama.

Pembangunan ruas LuwukPranten ini dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan ruang fiskal daerah. Berikut adalah progres dan tahapan penganggarannya:

  • Tahun 2026: Pengerjaan awal konstruksi rabat beton telah direalisasikan sepanjang 185 meter dengan menyerap alokasi anggaran sebesar Rp268 juta.

  • Rencana APBD 2027: Sebagai wujud keberlanjutan, Pemkab Batang telah menyiapkan usulan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk melanjutkan pekerjaan rabat beton sepanjang 1,2 kilometer.

  • Usulan DAK Pusat: Guna mempercepat penanganan koridor jalan sepanjang 10 kilometer ini secara menyeluruh, Pemerintah Daerah juga telah mengajukan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp11 miliar kepada Pemerintah Pusat.

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus berkomitmen untuk mengawal ketat perencanaan dan realisasi proyek ini. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan fasilitas infrastruktur jalan yang aman, layak, dan berkeadilan demi mendorong kesejahteraan warga.